Sebelum jiwaku sesat dan terus hilang

dark_room_by_ikiz
Source: innocentstore.sk

Gelap lambangnya malam,
Ibarat siulan kelam,
Hati itu batu tenggelam,
Hilang walau dalam ku selam,

Puisi ini cerita tentang diriku,
Makin hari penaku makin membisu,
Suaraku hilang lidahku semakin kelu,
Mindaku keras semakin membatu,

Yang mana akan ku sabit salah,
Yang bertanggungjawab buatku makin parah,
Yang buat resah hariku bertambah,
Yang buatku penat lelah tinggal jawabku pasrah,

Bukan aku tidak mahu kembali,
Bukan aku tidak mahu perasaan itu abadi,
Perperangan dalam diriku tiap hari makin menjadi,
Antara nilai dan alasan kesibukan diri,

Tidak perlu izin aku mahu pulang,
Sebelum jiwaku sesat dan terus hilang.

6 thoughts on “Sebelum jiwaku sesat dan terus hilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s