Sebelum jasadku dipinta bumi, tamat ditelan

img_2527

Tiap kali aku pejamkan mata,
Dengar detak detik jantungku berirama,
Suara halus berbisik di dalam telinga,
Membawa aku berjalan jauh berkelana,

Beribu batu berjalan tanpa arah tuju,
Fizikal penat lelah berlari aku diburu,
Setiap langkahku janggal semakin kaku,
Kerap kali jatuh atas beribu paku,

Semakin aku meningkat usia,
Aku sedar banyak perkara tak sempurna,
Bukan semua manis madu bergula,
Yang tersirat tak kelihatan palsu belaka,

Berkali kali aku lelah dalam kehidupan,
Ke sana sini mencari perhentian,
Mengharap rahsia masa depan ku masih tersimpan,
Sebelum jasadku dipinta bumi, tamat ditelan.

One thought on “Sebelum jasadku dipinta bumi, tamat ditelan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s